BRMP Sulawesi Utara Lakukan Monitoring Penyedia Bibit Kelapa Dalam di Bolaang Mongondow
Lolak, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan monitoring pembibitan kelapa di Desa Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada tanggal (14/10). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan, kualitas, dan kesiapan penyaluran bibit kelapa dalam sesuai ketentuan yang berlaku.
Tim BRMP Sulut yang melaksanakan peninjauan terdiri dari Fredy lala, Suratini, Sunarti Datundugon, dan Nova Hisamzaini, Mereka meninjau langsung kondisi bibit dan proses perawatan di lokasi pembibitan CV. Abadi.
CV. Abadi selaku penyedia bibit kelapa di Bolmong mengelola empat kontrak pengadaan bibit kelapa dalam. Kontrak pertama berjumlah 99.000 batang dan kontrak kedua berjumlah 132.000 batang telah disalurkan ke Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Kontrak ketiga yang berjumlah 121.000 batang saat ini sedang dalam proses sertifikasi. Pihak pelaksana merencanakan penyaluran bibit tersebut pada akhir Oktober 2026 ke Kabupaten Minsel.
Kontrak keempat dengan volume 110.000 batang masih dalam tahap pemeliharaan rutin. Bibit tersebut akan disalurkan ke Kabupaten Minut pada bulan November 2026.
Pak Chan selaku tim teknis CV. Abadi menyampaikan rencana kedatangan tim dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon (BBPPTP) Ambon. Tim tersebut akan memeriksa kesiapan penyaluran bibit kelapa tahap ketiga sebelum bibit diserahkan kepada petani.
Pemeriksaan ini akan mencakup pengecekan jumlah dan kualitas bibit secara menyeluruh. Kegiatan ini menjamin bibit yang disalurkan benar-benar memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Tim BRMP Sulut mencatat kondisi nursery terlihat rapi dan bersih. Petugas melakukan penyiraman dua kali sehari, penyiangan hampir setiap hari, dan penyemprotan pencegahan hama dua kali seminggu.
Tim BRMP Sulut menyarankan penyortiran bibit dilakukan secara berkala. Langkah ini akan memisahkan bibit yang pertumbuhannya tidak seragam maupun yang kerdil agar kualitas bibit yang disalurkan tetap terjamin.